1.
Isi dalam blog saya :
Jenis-jenis kue
Cara membuat kue tar
Cara membuat kue brownies
Cara membuat kue
Kekuatan dalam membangun bisnis
Strategi Yang Harus Dilakukan Sebelum Memulai Bisnis
Peluang Bisnis Makanan Ringan Dan Kue
Tips Memulai Usaha Makanan
Pentingnya Riset Pasar Sebelum Memasarkan Produk
Hasilku sendiri
2.
• Nama blog saya Anggi.mudz93@gmail.com
• Masuk ke blog saya Dengan mengetik nama Anggipertiwi.blogspot.com
• Cara memposting blog Klik entry baru ketik judul dan isi lalu terbitkan entry
3.
• Cara membuat Yahoo
Dengan mengetik www.yahoo.com
Pilih mail, lalu klik akun baru,isi daftar diri anda lalu klik buat akun saya
4.
• Mengedit artikel
Dengan memilih entry baru,lalu pilih sebelah kiri edit entry
• Menghapus entry
Pilih entry baru,lalu pilih sebelah kiri edit entry.pilih sebelah kiri anda hapus.
Anggie Pertiwi
Senin, 31 Oktober 2011
Jumat, 28 Oktober 2011
Minggu, 23 Oktober 2011
Pentingnya Riset Pasar Sebelum Memasarkan Produk

Dalam dunia bisnis, tema pemasaran memang tidak pernah kehabisan bahan, selalu menarik untuk didiskusikan. Tak jarang para pelaku usaha, menempatkan perhatian khusus dalam masalah ini, dan harus berpikir keras untuk merencanakan berbagai hal dengan baik agar dapat mendukung kemajuan bisnisnya.
Apa pentingnya riset pasar sebelum memasarkan produk? Berbicara pemasaran, maka kita tidak hanya membicarakan tentang baaimana cara memasarkan produk, bagaimana agar produk kita bisa laku dipasaran. Namun jauh sebelum itu, bahkan sebelum produk tercipta, maka pemasaran sudah lebih dahulu kita diskusikan. Sebelum kita menciptakan produk, maka kita sudah harus merencanakan “riset pasar”. Karena disinilah inti dari bisnis kita, bagaimana kita menciptakan sebuah produk yang dibutuhkan oleh pasar, bukan memaksakan produk kita agar diterima oleh pasar. Hasil dari riset pasar inilah yang kemudian kita olah menjadi ide bisnis. Berangkat dari hasil riset ini pula kita menentukan strategi pemasaran, yang kemudian kita bangun potitioning-nya atau lebih kita kenal sebagai branding (Brand Building), dan kemudian disusul oleh rencana pemasaran lainnya.
Jadi dapat kita katakan bahwa riset pasar adalah otak utama dalam berbisnis. Mengapa kita sebut otakny bisnis, karena ia merupakan bagian yang bertanggung jawab menentukan kemana langkah strategi bisnis kita kedepanya. Apa akibatnya jika kita tidak melakukan riset pasar setelah bisnis berjalan? Hasilnya adalah bisnis kita menjadi besar hanya dalam fikiran dan dunia kita sendiri. Kita tidak akan tahu bagaimana perkembangan pasar diluar sana, bagaimana perkembangan permintaan pasar terhadap produk kita sendiri, bagaimana pertumbuhan pesaing dalam dunia bisnis sejenis. Maka kita hanya tinggal menunggu waktu, kapan bisnis kita akan segera tutup.
Berikut ini beberapa cara yang umum dilakukan dalam riset pasar :
1. Lakukan survey pasar
Anda bisa mengetahui kondisi pasar dengan cara membuat survey, melalui angket, kuesioner atau wawancara langsung pada masyarakat. Dari kegiatan tersebut Anda bisa mengetahui minat dan kebutuhan konsumen, yang telah diwakili dari hasil survey yang didapatkan di lapangan. Semakin luas jangkauan masyarakat yang Anda survey, maka semakin valid pula hasil yang diperoleh.
2. Amati perkembangan pasar
Anda bisa melakukan riset dengan mengamati perkembangan pasar yang ada saat ini. Amati trend yang sedang banyak dicari masyarakat, dan amati pula produk-produk yang sudah ada di pasaran. Hasil pengamatan bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan, sebelum akhirnya melemparkan sebuah produk ke pasaran.
3. Lakukan uji coba pasar

Sebelum memasarkan produk baru, sebaiknya lakukan uji coba pasar di beberapa lokasi usaha, untuk mengetahui tanggapan pasar. Misalnya saja dengan menitipkan produk Anda di toko-toko atau warung yang ada di sekitar Anda, dengan demikian Anda bisa mengetahui respon pasar untuk menyempurnakan produk Anda sebelum ditawarkan ke pasaran yang lebih luas.
4. Perhatikan tingkat persaingan pasar
Sebelum memasarkan produk, sebaiknya Anda mengetahui tingkat persaingan yang ada di pasaran. Tawarkan inovasi baru untuk memasuki pasar yang sudah dipenuhi para pesaing. Agar produk Anda tidak kalah saing di tengah-tengah pasar yang sudah ramai.
Mengingat adanya riset pasar sangatlah penting dalam memasarkan produk. Maka sebisa mungkin lakukan riset, sebelum Anda melangkah. Agar strategi pemasaran yang Anda gunakan tepat sasaran, dan memberikan hasil yang maksimal.
Semoga informasi pemasaran bisnis untuk pekan ini bisa membantu Anda yang akan memasarkan produk baru, dan memberikan manfaat bagi para pembaca pada umumnya. Selamat mencoba dan salam sukses.
Tips Memulai Usaha Makanan
Kemampuan
untuk membuat makanan yang lezat tidak menjamin sebuah keberhasilan
dalam membuat usaha. Mengetahui cara membuat makanan dan dapat mengelola
bisnis anda adalah dua hal yang berbeda.Jika anda sudah menguasai dalam memproduksi masakan ataupun makanan ringan, maka kini saatnya anda harus mengetahui bagaimana caranya untuk memulai bisnis anda.
Berikut ini kami sajikan beberapa tips dan trik dalam memulai usaha di bidang makanan :
- Perbaharui dan perbaiki kualitas dari masakan buatan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan, anda dapat membagi sampel kepada teman atau saudara tedekat untuk memperoleh reaksi mereka terhadap produk anda. Setelah itu anda perbaiki agar sesuai dengan keinginan mereka.
- Untuk makanan yang memiliki segmen, anda harus dapat memperbaharui dari resep, penampilan atau cara penyajiannya.
- Perlu dipikirkan juga outlet penjualan, apakah anda berencana membuka toko atau bekerjasama dengan pihan lain? Contohnya jika anda memilih untuk membuka usaha pembuatan kue pengantin, anda dapat melakukan kerjasama dengan pihak wedding organizer.
- Strategi penjualan lainnya adalah anda bisa juga melakukan kerjasama dengan beberapa usaha kantin. Anda dapat mensuplai masakan setiap harinya untuk dijualkan di kantin tersebut. Untuk hal ini, anda juga harus memperhatikan sistem pengantarannya, karena berkaitan dengan biaya transportasi.
- Pikirkan teknologi untuk mendampingi produk anda. Apakah produk anda memerlukan ruangan khusus untuk mempersiapkannya? Apakah perlu membeli peralatan khusus untuk menyimpan bahan baku? dan lain sebagainya.
- Namun pada saat awal usaha, sebaiknya anda mengurangi pengeluaran untuk investasi teknologi produksi. Hal ini bisa anda lakukan dengan cara yang lebih sederhana, atau anda bisa lakukan kerjasama dengan orang lain dalam mensuplai kebutuhan bahan baku tersebut.
- Tujuannya adalah agar anda tidak terlalu berat dalam memenuhi kebutuhan modal usaha. Setelah usaha anda berjalan lancar dan memiliki pelanggan yang tetap, maka anda dapat melakukan pembelian peralatan produksi tersebut.
- Anda harus memikirkan bahwa produk anda aman dikonsumsi serta mendatangkan profit. Mungkin anda haus menguji produk anda terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten untuk memastikan keamanan produk anda agar tak menjadi masalah di kemudian hari.
- Jika anda memulai bisnis makanan ringan, dipikirkan juga kemasan yang menarik agar memberikan nilai lebih pada produk buatan anda. Selain itu juga, dapat meningkatkan image produk dari calon pembeli. Kemasan dapat berasal dari jenis plastik ataupun kertas.
- Yang paling sering menjadi permasalahan dalam menjalankan usaha makanan, adalah ketakutan pada diri sendiri. Pikiran – pikiran apakah produknya laku atau tidak, bagaimana nanti jika ada yang mengeluh, dll. Untuk itu, anda sebaiknya mempersiapkan diri sendiri dan memegang teguh prinsip ” Usaha yang berhasil, hanya dapat dicapai melalui proses yang penuh hambatan “.
Peluang Bisnis Makanan Ringan Dan Kue
Hmm
enaknya bila kita sedang membahas tentang makanan, sampai-sampai kita
bisa terhanyut dan menjadi lapar. Hampir setiap orang suka makanan ringan dan kue. Makanan ini di makan sebagai camilan ketika perut masih kenyang namun nafsu makan masih tinggi. Ini peluang bisnis yang baik untuk diusahakan ataupun dijadikan sebagai bisnis sampingan, mengingat pengelolaannya mudah, tidak membutuhkan pegawai banyak, dan modal yang dibutuhkan kecil. Bisnis ini tidak menuntut kemampuan apapun, kecuali cara memasarkannya.Konsumen target Anda dalam bisnis ini adalah mini market, supermarket, swalayan dan mall. Untuk memulai bisnis suplier makanan ringan dan kue, Anda perlu mencari produsen makanan ringan dan kue. Makanan dan kue yang Anda cari harus bermutu, bersih dan tampilannya layak ditempatkan dipasar modern. Baru setelah itu Anda bisa menawarkan kerjasama dengan mereka. Namun Anda harus mampu meyakinkan bahwa Anda bisa menjual produk mereka dalan jumlah yang besar. Produk-produk itulah yang kemudian Anda tawarkan kepada supermarket, minimarket disekitar Anda. Perjanjian bisa dengan sistem konsinyasi atau sistem beli putus. Tapi biasanya konsumen lebih memilih sistem konsinyasi untuk menghindari kerugian.
Kendala dalam menjalankan usaha ini adalah kemampuan Anda dalam hal tawar menawar. Selain itu, Anda harus yakin bahwa produk yang Anda tawarkan ke konsumen harus mempunyai nilai jual dan bermutu tinggi.
Keberhasilan usaha ini terletak pada pemilihan Anda atas produk yang sesuai selera pasar, baik dari segi rasa, harga dan penampilan. Jadi jangan pernah sembarangan dalam memilih produk yang akan Anda beli sebab jika sembarangan, kepercayaan konsumen pada Anda akan sirna. Jika ternyata hasil penjualan Anda memuaskan, maka permintaan dari konsumen tentu sangat banyak. Dengan begitu Anda bisa memperluas jaringan pemasaran Anda kekota-kota lain. Bukalah semakin luas jangkauan pasar Anda, semakin besar pula keuntungan yang dapat Anda peroleh.
Strategi Yang Harus Dilakukan Sebelum Memulai Bisnis
Ketika
kita sudah menemukan sebuah konsep bisnis yang ingin dijalankan,
biasanya kita tidak tahu apa yang harus dipersiapkan sebelum membuka
usaha tersebut. Disini akan dijelaskan beberapa langkah yang harus
dilakukan sebelum memulai usaha. Hal ini dilakukan agar kita dapat
membuka usaha dengan sistematis dan meminimalisir kesalahan ataupun
kerugian akibat kesalahan perencanaan.Secara umum, ada 5 hal yang harus kita pertimbangkan sebelum membuka usaha, yaitu :
- Produk.
- Sistem Manajemen.
- Analisa Pasar / Konsumen.
- Strategi Pemasaran.
- Analisa Keuangan.
Pertimbangan masalah produk ini menyangkut antara lain :
Apa keunggulan produk kita dibandingkan produk dari pesaing.
Apakah produk kita memiliki suatu nilai yang lebih dibanding pesaing.
Bagaimana cara memperoleh bahan baku serta berapa biaya bahan baku tersebut.
Apakah ada teknologi dalam pembuatan produk tersebut.
Apakah dalam membuat produk tersebut harus menggunakan tenaga ahli, atau bisa dilakukan siapa saja.
Jika bisa dilakukan siapa saja, bagaimana cara melatih mereka agar dapat membuat produk yang sesuai.
Apakah kemasan produk tersebut sudah menarik untuk dilihat.
Sistem Manajemen
Yang termasuk dalam sistem manajemen adalah :
Siapa pemilik usaha ini? Jika ada orang selain kita bagaimana tugas dan wewenangnya. Disarankan untuk menggunakan sistem kepemimpinan tunggal, tujuannya agar tidak ada kebijakan yang saling tumpang tindih serta pembagian tugasnya jelas.
Berapa jumlah kebutuhan ruangan untuk usaha ini, dan apakah usaha ini membutuhkan suatu ruangan khusus.
Bagaimanan sistem operasionalnya. Apakah perlu waktu untuk menyiapkan produk atau apakah kita perlu waktu dalam pengantaran produk tersebut.
Jika dilakukan pengiriman, apakah ada sistem pengepakan/pengemasan yang harus dilakukan agar tidak terjadi kerusakan.
Bagaimana jalur operasional untuk usaha ini, dari mulai anda mendapatkan bahan baku sampai produk tersebut dibeli oleh konsumen.
Analisa Pasar
Dalam analisa pasar, yang harus kita ketahui adalah :
Siapa target konsumen dari produk kita.
Apakah produk kita sudah pernah diujicobakan ke konsumen, dan bagaimana pendapat mereka.
Jika sudah tahu siap terget konsumen kita, apakah kita tahu keinginan dan kebutuhan mereka akan produk ini. Apakah mereka menginginkan hal lain agar dapat menikmati produk kita.
Siapa saja kompetitor kita dalam produk ini, dan bagaimana mereka melakukan pelayanan kepada konsumennya.
Strategi Pemasaran
Setelah kita mengetahui kondisi pasar dari produk ini, kita dapat menciptakan strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi pasar dan juga kondisi usaha kita. Berikut yang harus dipersiapkan dalam melaksanakan strategi pemasaran :
Apa nama brand/merek produk kita. Apakah brand/merek tersebut cukup familiar didengar atau sulit diucapkan.
Jelaskan strategi penjualan produk ini agar sampai ke konsumen. Jika dalam melakukan penjualan memerlukan salesman, bagaimana cara agar salesman bisa menjual produk kita.
Apa kegiatan promosi / publikasi yang kita lakukan agar konsumen bisa tahu dan mencoba produk kita. Hal yang paling penting dalam promosi awal adalah konsumen harus tahu dan mencoba dari produk kita.
Bagaimana konsumen membeli produk kita. Apakah harus datang ke toko kita, atau kita yang mendatangi konsumen. Jika konsumen yang datang ke toko kita, apakah letak toko kita dekat dan mudah dengan konsumen. Jika kita yang mendatangi konsumen, dengan cara apa kita mendatangi konsumen. Apakah dengan sistem penitipan ke retail, supermarket atau melakukan penjualan langsung.
Analisa Keuangan
Hal terakhir yang harus dipertimbangkan adalah analisa keuangan. Berikut pertimbangan dalam hal keuangan :
Berapa kebutuhan total investasi usaha kita
Darimana kebutuhan investasi tersebut terpenuhi ( siapa yang mensuplai atau beli darimana )
Darimana pendapatan usaha ini berasal. Jika memiliki banyak produk, berapa harga dari setiap produknya dan berapa target penjualan dari setiap produk.
Berapa harga pokok produk tersebut. Ini termasuk pembelian bahan baku, biaya pengangkutan bahan baku dan upah pembuatan produk.
Berapa biaya operasional setiap bulannya untuk menjalankan usaha ini. Dimasukan juga berapa penyusutan alat – alat yang memiliki masa waktu pakai.
Berapa keuntungan bersih setiap bulannya dan apakah keuntungan ini sesuai dengan biaya investasi yang kita keluarkan.
Kekuatan Motivasi Dalam Membangun Bisnis

Motivasi adalah aset terpenting dalam diri Anda yang sangat menentukan
keberhasilan Anda dalam membangun suatu bisnis.
Motivasi timbul dari dalam diri dengan adanya cita-cita/tujuan yang ingin
Anda capai. Tanpa adanya motivasi yang kuat dari dalam diri, hampir bisa
dipastikan seseorang tidak akan berhasil dalam bisnisnya. Motivasi inilah
yang senantiasa akan membuat Anda kuat dan tegar dalam membangun
bisnis. Bagi mereka yang memiliki motivasi rendah mungkin hanya dalam
hitungan minggu sudah akan menyerah kalah dalam membangun bisnisnya.
Lantas cita-cita/tujuan seperti apa yang bisa membangkitkan motivasi
dalam diri kita?
Berikut adalah beberapa contoh mengapa seseorang ingin terjun membangun
bisnis Online / network marketing / afiliasi multi tier:
1. Ingin kebebasan uang dan waktu.
Kebanyakan dari kita yang menjadi karyawan mungkin menganut falsafah
Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-Pasan (7P). Mereka yang masih
berada pada tahapan ini tentu saja sulit mendapatkan kelebihan uang berlebih,
terlebih lagi waktu luang untuk keluarga, rekreasi dll.
Bagi karyawan yang sudah memiliki gaji tinggi pun biasanya tanggung jawabnya
lebih tinggi dan waktu untuk bekerja juga lebih padat. Al hasil uang mungkin bisa
didapat tapi kebebasan waktu tidak ada.
Bisnis Network Marketing adalah salah satu bisnis terbaik di dunia yang bisa
memberikan kebebasan uang dan waktu dengan risiko yang amat sangat minim.
Bahkan di Network Marketing USER boleh dibilang tidak ada risiko sama sekali!
Bisnis USER mampu memberikan Anda pendapatan uang/materi yang banyak
dan tentu saja Usaha Sejahtera ini tidak akan pernah meminta Anda untuk bekerja
lebih keras ketika pendapatan Anda semakin tinggi. Artinya adalah Anda akan
memiliki kebebasan waktu karena tidak ada bos/atasan yang senantiasa memerintah
Anda dan yang lebih bagus lagi adalah uang akan terus mengalir terus menerus
sepanjang hidup ke kantong Anda (pasif income).
Dan dengan kelebihan uang yang dimiliki akan lebih baik lagi jika digunakan untuk
kemanfaatan selain diri sendiri/keluarga yakni menolong kaum miskin, memberikan
bea siswa untuk orang yang tidak mampu, mendirikan tempat ibadah dll.
Uang tidak melulu identik dengan kerakusan atau ketamakan manusia dalam
mencari harta dunia tapi uang akan bisa memberikan kebahagian kepada Anda
atau orang lain, jika Anda bisa menggunakannya secara bijak.
2. Membantu orang lain agar sukses.
Banyak orang yang sudah kaya materi namun tetap bergabung ke dalam
pemasaran jaringan (Network Marketing). Mereka sama sekali tidak
menginginkan uang namun memiliki tujuan misalnya untu membantu
orang lain agar sukses secara materi. Bagi mereka, membantu orang lain
adalah tujuan mulia dan merupakan tantangan besar yang harus bisa dilaksanakan.
Di bisnis USER, Anda harus membantu orang lain untuk sukses maka
barulah diri Anda akan sukses. Kesuksesan tidak bisa diraih sendirian
namun harus dengan kerjasama team yang baik.
Bisnis USER tidak menjual khayalan semata namun bisa memberikan impian
yang tentunya harus diraih oleh kita semua dengan kerja keras yang cerdas.
Kesuksesan di bisnis jaringan USER akan bisa diraih hanya jika Anda konsisten,
dan mampu mengatasi rasa bosan, putus asa serta hal-hal negatif dalam diri.
Bisnis adalah suatu proses dimana kita akan mengalami banyak kesalahan,
kegagalan dll dan kita harus banyak belajar dari kesalahan tersebut.
Bagusnya jika Anda salah, tidak ada atasan/boss yang akan memarahi
Anda karena bisnis ini adalah miliki Anda sendiri.
Hampir sulit menjumpai orang yang sukses tanpa bekerja keras dan melewati
berbagai kesulitan terlebih dahulu.
Simak tabungan kesulitan hidup Abraham Lincoln berikut ini
sebelum ia terpilih menjadi Presiden AS :
- Gagal dalam bisnis/bangkrut, 1831
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1832
- Bisnis kembali bangkrut, 1834
- Tunangan meninggal dunia, 1835
- Nervous breakdown, 1836
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1838
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, 1843
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, 1848
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, 1855
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Vice President, 1856
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, 1858
- 1860, Berhasil Menjadi Presiden USA !! (YOU CANNOT FAIL.... UNLESS YOU QUIT!!)
Lakukan yang terbaik untuk diri Anda dan untuk orang-orang yang Anda cintai,
jangan pilih jadi pecundang karena sudah terlalu banyak pecundang di dunia ini...
Sukses bukan hanya milik orang lain, Anda pun bisa! jadilah pemenang!!
Langganan:
Postingan (Atom)